Tuesday, 9 August 2016

Sekilas Tentang PMII Ibnu Sina



PMII Ibnu Sina, PMII setingkat rayon yang melingkupi kader-kadernya di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UM. Setiap jurusan memiliki slogan antara lain; Matematika (Vektor), Fisika (Nucleon), Kimia (Oksigen), Biologi (Lebah Madu/Apis Indica), P. IPA (OMEGA).


Latar Belakang Penamaan Rayon PMII Ibnu Sina

Sebenarnya banyak sekali filsuf-filsuf  Islam yang ahli di bidang eksakta atau ilmu alam, seperti Al-Khawarizmi (Aljabar dan Algoritma), Al-Kindi (Matematika), Jabir Ibnu Al-Khayyan (Alkimiya), Nashiruddin Al-Thusi (optik-astronomi), Ibnu Alkhaitam/Alhacen (fisika optik), Al-Biruni (Fisika-Astronomi), Ibnu Sina (Bapak Kedokteran). Nama-nama tokoh tersebut diusulkan pada awal pembentukan rayon yang menaungi mahasiswa FMIPA ini. Namun akhirnya dipilihlah nama Ibnu Sina dengan alasan bahwa Ilmu kedokteran itu pada dasarnya adalah ilmu MIPA yang saling terintegrasi.


Siapa Itu Ibnu Sina (Avicenna)
Nama lengkap beliau adalah Syeikhur Rais, Abu Ali Husein bin Abdillah bin Hasan bin Ali bin Sina. Di dunia Barat, beliau lebih terkenal dengan Avicenna. Beliau juga terkenal sebagai “Bapak Kedokteran Modern”. Beliau lahir di Khormeisan (Dekat Bukhara).
Karya-karya Ibnu Sina :
            1.      Al-Syifa (Medicine)
2.     18 jilid=ilmu filsafat, mantiq (logika), matematika, ilmu alam (biologi dan fisika) dan ilahiyyat.
3.     Al-Qonun fil Tabib (Canon of Medicine) menjadi buku rujukan kedokteran di dunia hingga sekarang.
            4.      De Conglutineation Lagibum (Ilmu Astronomi).
            5.      An-Najah (Ilmu Filsafat).
6.      Remedies for The Heart (Ilmu Obat dan Penyakit) menulis lebih dari 450 buku dan jurnal ilmiah
Riwayat dan Jasanya bagi dunia
1.     Penemu Termometer, destilasi uap, dan Referigerated Coil
2.    Menjelaskan teori momentum dan inersia, serta gravitasi yang kemudian pada abad 17 teori ini menginspirasi Sir Issac Newton  
3.    Menjelaskan kecepatan cahaya dan sifat quanta partikel/gelombang cahaya  yang menjadi dasar dari fisika quantum dan nuklir di abad 20.
4.   Pengobatan dengan lintah yang populer pada abad-18 di Eropa, sebenarnya adalah temuan Ibnu Sina.
5.     Pelopor psikofisiologi, psikosomatik, dan neuropsikiatri
Dan masih banyak yang lainnya.

Bidang Filsafat dan Logika

Pencapaian beliau dalam filsafat logika diantaranya:

      1. Berjaya mencapai tahap zenith di bidang filsafat dan logika

      2. Ahli logika (manthiq) dan filsafat yang sangat disegani di masanya bahkan ilmu logika yang dikembangkannya masih digunakan hingga sekarang baik di perguruan tinggi maupun pesantren

    3. Bersama Al-Farabi, Ibnu Sina mengembangkan Filsafat Islam namun  sempat mendapat pertentanagan dan kritikan dari Al-Ghozali melalui kitabnya “Tahafuthul Falashifah” dan Ibnu Kholdun yang menganggap hanya menjiplak saja dari filsafat yunani
“Jangan pernah katakan kepada pasien kalau penyakit mereka tidak bisa diobati. Karena sesungguhnya sugesti kalian juga adalah obat bagi pasien”
-Avicenna-
Oleh            : Aliyul Murtadlo  
Penyunting : Najatul Ubadati                                                                                                                                                                                             

1.


4 comments:

  1. Sobat.. mungkin bisa di masukkan juga artikel atau materi2 yang dijadikan materi mapaba.. siapa tau bermanfaat.

    ReplyDelete
  2. Sobat.. mungkin bisa di masukkan juga artikel atau materi2 yang dijadikan materi mapaba.. siapa tau bermanfaat.

    ReplyDelete